Pada tanggal 24 Maret 2023, terjadi hujan deras yang mengakibatkan banjir di daerah Kolam Ikan Karang Taruna Tunas Karya. Banjir ini tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur dan merusak tanaman, tetapi juga menghanyutkan ikan-ikan yang ada di dalam kolam. Kondisi ini tentunya sangat merugikan para anggota Karang Taruna yang telah berusaha untuk memelihara ikan-ikan tersebut. Selain itu, bencana banjir semacam ini dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, sehingga perlu adanya penanggulangan yang tepat untuk mencegah hal serupa terulang di kemudian hari. Untuk itu, diperlukan upaya penanggulangan bencana yang lebih efektif dan terpadu. Beberapa tindakan yang dapat dilakukan antara lain memperkuat tanggul atau pembuatan saluran air yang baik, memperbaiki sistem drainase, dan membangun shelter atau tempat perlindungan sementara bagi warga yang terkena dampak banjir. Selain itu, dibutuhkan juga sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar agar tidak menimbulkan kerusakan yang dapat memicu terjadinya bencana alam seperti banjir. Hal ini dapat dilakukan melalui kampanye- kampanye sosial maupun pelatihan-pelatihan yang memberikan pemahaman lebih dalam tentang pengelolaan lingkungan yang baik dan benar. Dengan demikian, diharapkan bahwa kejadian banjir yang menghanyutkan ikan di Kolam Karang Taruna dan daerah sekitarnya dapat menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih serius dalam menangani masalah lingkungan. Dengan upaya penanggulangan yang tepat dan kesadaran masyarakat yang tinggi, diharapkan bencana serupa bisa diminimalisir atau bahkan dihindari secara total di masa depan.